Kenalan lebih dekat dengan Graha Belajar
Institusi pendidikan anak usia dini yang berfokus pada kesiapan masuk SD, lewat bimbingan Gemar Belajar untuk anak usia 3–6 tahun.
Kenalan dengan Graha Belajar
Bimbingan Gemar Belajar untuk anak usia 3–6 tahun.
Lihat suasana belajar di Graha Belajar: anak belajar sambil bermain lewat Play Based Learning, dibimbing guru yang sabar, sampai siap masuk SD.

Berawal dari satu cabang, tumbuh bersama ribuan keluarga
Graha Belajar berdiri
Didirikan oleh Raditya Zullian Rahman dengan satu tujuan: menumbuhkan karakter gemar belajar sejak usia dini.
Permata Tangerang
Graha Belajar Permata Tangerang menjadi cabang pertama yang membuka pintunya untuk anak-anak.
12 cabang
Hadir di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Bogor, dan terus bertambah.
1.500+ murid
Lebih dari 1.500 anak telah tumbuh gemar belajar bersama Graha Belajar.

Raditya Zullian Rahman
Pendiri Graha BelajarRaditya mendirikan Graha Belajar pada 11 Februari 2023, berangkat dari keyakinan bahwa kunci kebahagiaan adalah gemar belajar, dan karakter itu paling baik ditumbuhkan sejak usia dini lewat proses yang menyenangkan.
Tiga masalah yang ingin kami selesaikan
Banyak anak benci belajar
Belajar terasa sulit dan membosankan, sehingga anak lebih memilih main game atau menonton TV.
Banyak anak belum siap masuk SD
Sebagian besar anak usia 6–7 tahun belum siap masuk SD, umumnya karena belum bisa membaca.
Banyak anak putus sekolah
Biaya pendidikan yang relatif mahal membuat banyak anak berhenti belajar di usia sekolah.
Membangun generasi yang memiliki karakter gemar belajar.
Generasi yang suka sekali belajar dalam hal apa pun, kapan pun, di mana pun, dan dalam kondisi apa pun. Seseorang yang gemar belajar akan:
Tiga misi yang kami pegang
Ketuk kartunya untuk melihat alasannya.
Ke mana kami melangkah
Seluruh komunitas Graha Belajar menjadi mandiri dan mampu mencapai kebahagiaan.
Menanamkan dan menumbuhkan karakter gemar belajar anak sejak usia dini, khususnya gemar membaca.
5 Pilar Utama Graha Belajar
Dasar dari semua yang kami lakukan. Pilih nomor atau tekan “Lanjut”.
Tujuan hidup adalah kebahagiaan
Tujuan hidup manusia yang sesungguhnya adalah mencapai kebahagiaan, yaitu rasa senang dan tenteram secara terus-menerus.
Kuncinya adalah gemar belajar
Untuk mencapai kebahagiaan, kuncinya adalah gemar belajar. Orang yang gemar belajar selalu memperbaiki diri dan mencari solusi dari setiap masalah.
Dibimbing sejak usia dini
Agar gemar belajar, caranya dengan bimbingan gemar belajar sejak usia dini, masa emas perkembangan otak dan pembentukan karakter anak yang tidak akan terulang kembali.
Prosesnya harus menyenangkan
Bimbingan gemar belajar untuk anak usia 3–6 tahun wajib dilaksanakan dengan proses yang menyenangkan, sehingga anak merasa belajar itu mudah dan seru.
Tumbuh karakter gemar belajar
Proses yang menyenangkan akan menumbuhkan karakter gemar belajar: suka sekali belajar kapan pun, di mana pun, dan dalam kondisi apa pun.
Play Based Learning: belajar sambil bermain
Metode belajar Graha Belajar adalah Play Based Learning. Ada tiga syarat wajibnya: Fun Process (prosesnya menyenangkan), Fun Activities (kegiatannya menyenangkan), dan Fun Teaching (teknik mengajarnya menyenangkan).
Proses belajar yang sepenuhnya menyenangkan
Setiap saat proses belajar wajib menyenangkan. Tidak boleh sedetik pun anak merasa terpaksa atau dipaksa.
Caranya, belajar dilakukan bertahap dan individual: guru memberi kegiatan yang sesuai dengan kemauan dan kemampuan masing-masing anak.
- 1Mengenal karakter dan kesukaan setiap anak
- 2Masuk ke dunia anak lewat hal yang ia sukai
- 3Memahami anak, bukan sebaliknya
- 4Memberi pujian dan apresiasi
- 5Memperhatikan perasaan anak setiap saat
Kegiatan yang seru sekaligus mendidik
Setiap kegiatan punya unsur permainan dan pembelajaran, sehingga hak anak untuk belajar terpenuhi tanpa mengambil kesenangannya untuk bermain.
- ★Kegiatan utama: bermain lagu, bahasa, dan modul baca Graha Belajar
- +Kegiatan variasi: bernyanyi, berdialog, bercerita, berdongeng, berhitung, mewarnai, menarik garis, dan menulis
Cara mengajar yang selalu bervariasi
Anak punya rentang konsentrasi yang pendek dan mudah bosan. Karena itu guru memvariasikan aspek belajar dengan Teori Pendulum: selalu kembali ke kegiatan utama, diselingi kegiatan variasi.
- ♥Afektif: bernyanyi, berdialog, berdongeng, bercerita
- ✦Kognitif: membaca dan berhitung
- ✎Psikomotorik halus: mewarnai, menarik garis, menulis
Kebaikan yang terasa sampai ke mana-mana
Yang membuat kami berbeda
Garansi Siap Masuk SD
Kami fokus pada kemampuan fondasi dan karakter gemar belajar, agar si kecil benar-benar siap melangkah ke Sekolah Dasar.
Setiap bagian logo punya cerita

Ketuk titik merah pada logo.
Anak yang gemar belajar
Ikon terdiri dari ilustrasi seorang anak dan sebuah buku: gambaran anak yang gemar belajar. Warna birunya melambangkan rasa senang, nyaman, dan bahagia.
Rumah yang membahagiakan
“Graha” berarti rumah, tempat, atau institusi. Dengan warna biru, maknanya adalah rumah yang bisa memberikan rasa bahagia.
Unsur paling penting
Merah menandakan sesuatu yang penting. Kata “Belajar” adalah unsur paling penting di logo, karena dengan belajar seseorang mampu mencapai kebahagiaan.
Bimbingan Gemar Belajar Anak Usia Dini
Tulisan di bagian atas logo mengingatkan pentingnya menumbuhkan karakter gemar belajar sejak usia dini.
Ceria dan menyenangkan
Kuning melambangkan keceriaan. Proses bimbingan gemar belajar di Graha Belajar harus sepenuhnya menyenangkan. Secara utuh, logo ini adalah simbol Paradigma Graha Belajar.
12 cabang siap menyambut si kecil
Tertarik bergabung bersama kami?
Ngobrol langsung dengan tim pusat Graha Belajar.
Banyak anak benci belajar
Coba perhatikan lingkungan sekitar: banyak anak usia sekolah yang tidak suka belajar karena menganggap belajar itu sulit dan membosankan. Akhirnya mereka lebih memilih kegiatan yang terasa menyenangkan, seperti main game atau menonton TV.
Solusi Graha Belajar: proses, kegiatan, dan cara mengajar yang menyenangkan. Anak merasa belajar itu mudah dan seru, sehingga mau belajar atas keinginannya sendiri, bukan karena paksaan.
MASALAH 2Banyak anak belum siap masuk SD
Sebagian besar anak usia 6–7 tahun belum siap masuk SD, dan penyebab utamanya rata-rata karena belum bisa membaca. Jika dipaksakan, anak justru bisa menjadi benci belajar.
Solusi Graha Belajar: mengutamakan bimbingan gemar membaca dengan menumbuhkan minat baca anak. Ketika minatnya tumbuh, anak senang berlatih terus-menerus, hingga bisa membaca dan siap menghadapi jenjang SD.
MASALAH 3Banyak anak putus sekolah
Angka kemiskinan yang tinggi dan biaya pendidikan yang relatif mahal membuat banyak anak berhenti belajar di usia sekolah, terutama di kalangan masyarakat menengah ke bawah.
Solusi Graha Belajar: menumbuhkan karakter gemar belajar sejak usia dini. Anak yang gemar belajar akan terus belajar dalam hal apa pun, kapan pun, dan di mana pun, tanpa harus bergantung pada sekolah.
TEORI BELAJAR3 Hukum Belajar (Thorndike)
Metode Graha Belajar berpijak pada teori belajar behavioristik Edward L. Thorndike:
- Hukum Akibat: kegiatan yang menyenangkan akan diulang, sedangkan yang tidak menyenangkan tidak akan diulang.
- Hukum Latihan: semakin sering sebuah kegiatan diulang, anak akan semakin mampu.
- Hukum Kesiapan: semakin mampu, anak semakin siap dan terampil, sehingga tumbuh minat belajar.
Hasilnya: minat belajar yang terus tumbuh melahirkan karakter gemar belajar, dan anak yang gemar belajar akan mampu mencapai kebahagiaan.